Inilah Albert Einstein dan Permintaan Terakhirnya

 On Jul 16, 2012  


Tahukah agan kalau Tahun 1955, Albert Einstein, fisikawan terkemuka di dunia, harus dirawat di rumah sakit karena pendarahan akibat pembuluh nadinya pecah. Sejak eyang Einstein mempublikasikan teori relativitasnya, dia berhasil mendapat anugerah Nobel dan ikut berperan dalam pembuatan bom atom yang konon katanya bom yang dijatuhkan di dua kota industri Jepang, Hiroshima dan Nagasaki adalah hasil karyanya. Fisikawan ini telah terkenal diseluruh dunia semasa dia hidup hingga sekarang.

Semasa perawatan dirumah sakit itu, eyang Einstein menyadari tidak memiliki banyak waktu untuk tinggal didunia ini (ingat mati juga dia rupanya). Jadi dia meminta dua pada kerabat dan teman-temannya. Agan mau tau apa-apa aja? oke pertama, dia meminta agar tempat tinggalnya tidak dijadikan menjadi sebuah museum peringatan untuk memuliakan dirinya. Kedua, dia meminta untuk memberikan tempat kerjanya kepada orang lain yang membutuhkannya. 

Meskipun Einstein telah terkenal di dunia dengan teori relativitasnya dan memiliki reputasi besar di mata masyarakat internasional, akan tetapi permohonannya akan dua hal ini lenyap begitu saja saat dia meninggal dunia.

Hingga menit-menit terakhir sebelum kepergiannya, dia tak bosan-bosan mengulang perkataannya untuk tidak mengadakan upacara pemakaman bagi dirinya maupun mendirikan sebuah monumen peringatan apa-pun. Pemakaman Einstein berlangsung dengan amat sederhana. Berdasarkan permintaan terakhirnya, tubuhnya dikremasi dan abu jenasahnya disimpan disebuah tempat yang tidak diumumkan ke publik. 

Begitulah akhir hidup seorang ilmuwan dunia. Semoga bermanfaat...


Source: http:://bodrexcaem.blogspot.com/2012/07/permintaan-terakhir-albert-einstein.html
Inilah Albert Einstein dan Permintaan Terakhirnya 4.5 5 Adminzoo Go Jul 16, 2012 permintaan terakhir Albert Einstein, kehidupan akhir albert einstein Tahukah agan kalau Tahun 1955, Albert Einstein, fisikawan terkemuka di dunia, harus dirawat di rumah sakit karena pendarahan akibat pemb...



No comments :

Post a Comment